Novel ini mengisahkan perjalanan kontemplatif seorang pemuda bernama Ethan yang kembali ke tanah kelahirannya di Lembah Agastya, sebuah desa adat terpencil yang diselimuti kabut tebal purba. Bagi masyarakat modern seperti Ethan, sinyal seluler dan gawai adalah tali pusar identitas mereka; tanpanya, manusia urban akan merasa linglung dan kehilangan eksistensi diri. Namun, di Lembah Agastya, waktu seolah berhenti dan segala jenis teknologi digital lumpuh total.
Di desa tersebut, sang tetua adat bernama Mbah Jiwo tengah bersiap menggelar ritual suci menyambut bulan Suro demi membersihkan lembah dari ancaman mistis masa lalu berupa kabut hitam pembawa wabah. Konflik mulai meruncing ketika rombongan pemuda kota—diwakili oleh kreator konten ambisius bernama Dinda dan Rian—datang ke tempat suci tersebut. Alih-alih menghormati kesakralan tradisi, mereka justru memperlakukan ritual adat sebagai dekorasi dan komoditas konten demi mengejar views, followers, serta validasi semu di media sosial.
Keangkuhan digital tersebut berujung petaka. Ketika mereka melanggar batas kesucian area ritual, alam dan kekuatan tak kasat mata di Lembah Agastya bereaksi keras. Seluruh perangkat kamera mahal dan gawai mereka mendadak mengalami glitch parah, file-file rekaman korup, dan "pagar gaib" pelindung desa roboh akibat gangguan frekuensi alat-alat tersebut.
Situasi semakin kritis ketika sebuah korporasi teknologi berskala internasional yang dipimpin oleh Arga merangsek masuk membawa proyek raksasa Agastya Sub-Terra Data Center.
Mereka berencana mengebor Selo Gondo—fondasi spiritual gua suci desa—untuk menanam ribuan kilometer kabel serat optik dan mesin server sebagai ruang penyimpanan data bumi yang tahan terhadap badai magnetik atmosfer.
Di tengah impitan keserakahan industri digital dan ancaman kehancuran total ruang spiritual mereka, Mbah Jiwo dan Ethan harus berhadapan dengan benturan multidimensi yang tak terhindarkan. Ketika mesin-mesin raksasa mulai meraung membelah tanah dan frekuensi
- Judul : Novel: Ritual Terakhir Sebelum Sinyal Padam
- Penulis : Sondang Marliana Hutauruk, S.Pd.
- Kondisi : Baru
- Kategori : Novel
- Ukuran Buku : A5 (14,8 cm x 21 cm)
- Berat Buku : 200 gram
- Jumlah Halaman : 100
- Penerbit : PT Nyala Masadepan Indonesia
- Waktu Preorder : 14 hari
Buku-buku pesanan Anda yang sedang tidak tersedia (stok produk fisik habis), membutuhkan waktu kurang lebih 14 hari hingga siap kirim ke alamat pemesanan. Setiap update proses pesanan, Anda akan menerima informasi melalui Email.